Dompet Garuda

Dokumentasi

Dokumentasi

Gambaran konseptual tentang cara kerja Dompet Garuda — bukan referensi API, tapi penjelasan yang bisa dipahami siapa saja: developer, mitra, atau tim lapangan.

Apa itu Dompet Garuda?

Dompet Garuda adalah perangkat pembayaran fisik berbentuk genggam yang bisa melakukan transaksi antar perangkat lewat Bluetooth, tanpa bergantung pada koneksi internet atau sinyal seluler. Setiap perangkat menyimpan saldo dan riwayat transaksinya secara lokal, dan setiap transaksi ditandatangani secara kriptografis (Ed25519) sehingga tidak bisa dipalsukan meskipun terjadi tanpa koneksi ke server pusat.

Perangkat ini dirancang untuk pedagang pasar, warung, dan pengguna di wilayah yang jaringan datanya tidak stabil atau tidak ada sama sekali — situasi yang sangat umum di banyak daerah di Indonesia, tapi jarang diperhitungkan oleh sistem pembayaran digital pada umumnya.

Model “pouch” offline

Alih-alih menyimpan saldo sebagai satu angka di server, Dompet Garuda menyimpan saldo sebagai kumpulan unit bertanda tangan digital yang kami sebut pouch. Setiap pouch adalah unit nilai yang sudah diverifikasi dan ditandatangani sebelumnya oleh sistem, sehingga perangkat bisa membuktikan keasliannya sendiri tanpa perlu bertanya ke server saat itu juga.

Saat dua perangkat bertransaksi lewat Bluetooth, perangkat pengirim menyerahkan satu atau beberapa pouch ke perangkat penerima, lengkap dengan tanda tangan digitalnya. Perangkat penerima memverifikasi tanda tangan tersebut secara lokal — bukan lewat internet — sehingga transaksi bisa selesai dalam hitungan detik, di mana saja, tanpa sinyal.

Tiga aksi utama perangkat

Dari sisi pengguna, semua interaksi dengan Dompet Garuda dirangkum dalam tiga aksi:

  • Cek Saldo — melihat total nilai pouch yang saat ini tersimpan di perangkat, baik saat online maupun offline.
  • Transfer — mengirim pouch ke perangkat lain yang berada dalam jangkauan Bluetooth, biasanya untuk membayar barang atau jasa.
  • Scan QR — menerima pembayaran dengan cara memindai kode QR yang dihasilkan oleh perangkat pembeli, sebagai alternatif dari transfer langsung antar perangkat.

Ketiga aksi ini bisa dilakukan sepenuhnya tanpa koneksi internet. Perangkat hanya perlu online secara berkala untuk proses settlement di belakang layar.

Bagaimana settlement bekerja saat perangkat online kembali

Karena transaksi offline dicatat secara lokal di kedua perangkat, sistem pusat perlu menyelaraskan (settlement) catatan tersebut begitu salah satu perangkat kembali terhubung ke internet — misalnya saat pedagang pulang ke rumah yang memiliki WiFi, atau berjalan melewati area dengan sinyal seluler.

Saat itu terjadi, perangkat mengirimkan seluruh riwayat pouch yang diterima dan dikeluarkan sejak sinkronisasi terakhir ke server. Server memverifikasi ulang setiap tanda tangan, mencatatnya ke dalam ledger double-entry yang tidak bisa diubah, lalu menerbitkan pouch baru untuk transaksi berikutnya. Proses ini berjalan otomatis di latar belakang dan tidak memerlukan tindakan apa pun dari pengguna.

Hasilnya: pengguna bisa bertransaksi kapan saja, di mana saja — dan sistem tetap punya catatan keuangan yang akurat dan bisa dipertanggungjawabkan begitu perangkat terhubung kembali.