Tentang Kami
Dibangun untuk Indonesia yang sesungguhnya
Bukan Indonesia yang selalu punya sinyal penuh dan WiFi kencang — tapi Indonesia yang sebenarnya kita semua tahu.
Masalahnya
Hampir semua dompet digital yang ada hari ini dibangun dengan satu asumsi diam-diam: bahwa penggunanya selalu punya koneksi internet yang stabil. Asumsi itu masuk akal kalau Anda merancang produk dari kantor di kota besar. Tapi begitu Anda pergi ke pasar tradisional di pinggiran, ke desa yang jauh dari BTS terdekat, atau bahkan cuma ke basement mal yang sinyalnya mati total — asumsi itu langsung runtuh.
Pedagang di tempat-tempat itu bukan tidak mau menggunakan pembayaran digital. Banyak dari mereka justru sudah mencoba, dan berhenti karena transaksi gagal di tengah jalan, QR yang tidak bisa dipindai karena aplikasi tidak bisa memuat, atau pembeli yang akhirnya membatalkan belanja karena tidak ada cara lain untuk membayar. Yang hilang bukan cuma satu transaksi — tapi kepercayaan terhadap seluruh sistem.
Misi kami
Dompet Garuda dibangun dengan satu pertanyaan sederhana: bagaimana kalau pembayaran digital tidak lagi bergantung pada sinyal sama sekali? Kami membangun perangkat pembayaran fisik yang bisa bertransaksi langsung antar perangkat lewat Bluetooth, dengan keamanan kriptografis yang sama kuatnya dengan sistem perbankan — tanpa perlu internet untuk menyelesaikan satu transaksi pun.
Misi kami bukan menggantikan sistem pembayaran digital yang sudah ada, tapi mengisi celah yang selama ini diabaikan: pedagang pasar, warung kecil, dan siapa pun yang tinggal atau bekerja di area dengan konektivitas yang tidak bisa diandalkan.
Visi kami
Kami membayangkan masa depan di mana lokasi geografis atau kualitas sinyal tidak lagi menentukan siapa yang bisa ikut serta dalam ekonomi digital. Di mana seorang pedagang di pasar terpencil punya alat yang sama andalnya dengan toko di pusat kota. Dompet Garuda adalah langkah pertama kami menuju visi itu — satu perangkat kecil, untuk masalah yang selama ini dianggap terlalu besar untuk diselesaikan.